Kala itu di penghujung tahun 2017.Aku dengan niat yang bulat ingin sekali memberikan sesuatu pada seorang teman.Dan aku terpikir memberikan sesuatu yang ku buat dengan tanganku sendiri.Dengan semangat dan sepenuh hati, aku buat cake ini.Bukan semata-mata karena apa yang sudah ku terima dari mu.Tapi karena ketulusan dan harapan.Bahwa pertemanan ini bisa terus ada.Setelah cake ini jadi, senang..sekali aku.Karena sesuai dengan harapanku.Cantik dan manis.Bergegas aku mandi, lalu secepatnya pergi mengantarkan cake ini ke rumahmu.Hatiku senang sekali kala itu.Membayangkan ekspresimu yang gembira menerimanya.Dan memang kau menerimanya dengan gembira.Kamu menyambut aku di depan pintu rumahmu.Dan kita pun bersalaman dan cipika cipiki.Aku deg deg kan juga, karena takut rasa dan kematangan cake ini kurang pas.Kan belum di cicipi..kalau ku cicip nanti rusak..hehe
Dan ketika kamu mencicipi cake ini,aku pun puas.Mendengar komemtarmu."hmm..enak.manisnya pas." Dan tamu yang kebetulan datang bertahun baru pun turut mencicipi.Dan memberi komentar yang membuatku tersenyum puas 😀.Waktu pun berjalan.Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan.Kita pun saling mengenal kebiasaan dan karakter kita masing-masing.Dan sampai tiba waktunya.Aku merasa bahwa ini tidak bisa di lanjutkan.Dan aku pun memilih pergi.Jika saja pertemanan itu bisa saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.Pasti. Semua akan baik-baik saja.Dan yang lebih membuatku kecewa, kamu bermanis-manis di depanku tapi, menjelek-jelekkan aku dari belakang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar